MENGENAL MASJID DAN MUSHOLLA SE TEMPIRAI RAYA

Peradaban Islam masuk ke Tempirai diperkirakan sekitar di abad 18 Masehi, salah satu pembawa ajaran Islam adalah Puyang seberang yang bergelar dengan Nama Muhamad Yunus, Konon kabarnya Puyang seberang seorang pendatang dan pembawa ajaran Islam ke Tanah tataran Marga Penukal dan sekitarnya pada akhirnya sampailah ke Desa Tempirai Raya.

Tahun berganti peradaban Manusia semakin berkembang, Islam pun tetap bertumbuh subur di Desa Tempirai Raya, sehingga dimasa Pemerintahan Margo di sumatera selatan, jauh sebelum tahun 1983 Pembubaran Margo, sepakat Pemerintah ( diera Kario / Pasirah) dan Masyarakat membangun sebuah Masjid pertama di Desa Tempirai Raya yang diberi Nama Masjid Babusalam yang artinya PINTU SELAMAT

Dalam pergerakan perkembangan kehidupan Masjid dan Islam di Tempirai Raya pada Waktu itu, hanya ada beberapa Tokoh Agama yang berjuang ikhlas demi Islam, antara lain Ahmad Alihasik (Penghulu), Khotib Sopah, Ragat Manasik, Alihasan, Haji Amin, dan dibantu para Tokoh Agama Islam lainnya. Akan tetapi kelancaran kegiatan ke agamaan ini didukung Pemerintah Desa ( Kario dan Penggawo tujuh) dan Masyarakat se Tempirai Raya.

Masjid yang di bangun awalnya sangat sederhana ini, beberapa kali mengalami pemugaran dan perehapan bahkan Pemerintah dan Masyarakat bergotong royong secara terpadu demi kecintaan pada Masjid,, kini Masjid Babusalam telah berdiri megah di pusat Desa Tempirai Raya. Adapun yang dimaksud pusat Desa yaitu titik koordinat nya diletakkan ditengah bangunan Balai Desa berupa sebuah patok tujuh sisi yang mengarah ke tujuh Tumbang//kampung


Masjid yang Berdampingan dengan balai induk desa pertama di Desa Tempirai Raya ini, Seiring perkembangan zaman dan pemekaran Desa Tempirai, dari Masjid tertua inilah cikal bakal Pembangunan Masjid dan Musholla terus bertambah, sehingga Masjid BABUSALAM banyak melahirkan Masjid dan Musholla di Tempirai Raya, antara lainya :

Di Desa Tempirai ( induk) 1. Masjid Al Hidayah terletak ditumbang Darat 2. Masjid Al Nasution H.Abun terletak di Tumbang Talang Ceko. 3. Musholla Al Amin terletak di paye beringin 4. Musholla Al BAYYINAH terletak di sekitar 50 meter dari Pemakaman Puyang seberang.

Di Desa Tempirai Utara : 1. Masjid Al Mu’min terletak disekitar pemakaman umum Tumbang Talang Nangke ( eks Pabrik padi H. Mahadam) 2. Musholla Baitul Rahman terletak di sekitar Pemakaman umum (eks Pabrik padi H.Dalien)

Di Desa Tempirai Timur : 1. Masjid Nurul FALAH terletak di Tumbang laut 2. Masjid Babul Khoir didusun v ( Pagar Banyu/More Tempirai).

Di Desa Tempirai Selatan : 1. Masjid Al Hikmah terletak Tumbang Tembesu

Di Desa Persiapan Tempirai Barat : 1. Masjid Nurul Amanah terletak ditumbang darat 2. Masjid At taqwa terletak di kompleks Yayasan Umar Roib 3. Musholla Al Aulia terletak diujung desa 50 meter dari SMA Negeri 1 Penukal Utara. 3. Masjid Al Mukhlisin terletak disekitar Kantor Kades Tempirai Selatan.

Dari Masjid dan Musholla inilah giat ke agamaan islam terus berkembang sehingga melahirkan kader kader pecinta Islam bergema di tataran bumi Tempirai Raya.

Yang lebih menarik nya lagi para generasi keturunan Wang Tempirai Raya, baik Pemerintah, Pelaku Usaha, dan Masyarakat berbagai profesi, baik yang menetap di Desa maupun para perantau ikut berpartisipasi menyumbangkan pemikiran dan Rezkinya ke Masjid dan Musholla sebagai bentuk kepedulian terhadap Islam dan Kampung halaman yang tentunya sebagai ladang ladang ibadah bagi umat Manusia dihadapan sang pencipta Allah SWT.

Maka berbahagialah bagi orang orang yang telah diberikan kesempatan dapat menafkahkan ilmu dan hartanya ke jalan agama Islam, amin yarobbal allamin.

Tim Dokumenter Desakoe (Okt,2020).

KADES TEMPIRAI KUKUHKAN PENGURUS KARANG TARUNA TEMPIRAI BERSATU

Pengukuhan pengurus Karang Taruna

Tempirai, Dokdeskoe

Karang Taruna, adalah Lembaga Kemasyarakatan yang merupakan wadah pengembangan Generasi Muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk Masyarkat, terutama para generasi muda Desa yang bertujuan untuk kesejahteraan sosial.(Pasal 6 Permendagri Nomor 77/2010)

Hari ini ( 28/10/2020), bertepatan hari ulang tahun Sumpah Pemuda ke 92. Pemerintah Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI ), menggelar Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Tempirai Bersatu untuk masa Bhakti 2020 – 2025.

Pengurus Karang Taruna dan Pemuda

Acara yang dipusatkan Kantor Kepala Desa Tempirai ini, dihadiri Kadispora PALI yang diwakili Kabid Pemuda dan Prasarana M.Tanggang Jaya, Spd, Babinsa Tempirai T.Mulyadi, PLD Awek Bayumi, Tim Inovasi Desa bidang SDM Suharto.BA dan para Perangkat Desa, BPD, serta Tokoh Masyarakat /Pemuda lainya.

Penyerahan Bendera Karang Taruna

Dalam Pengukuhan Pengurus Karang Taruna ini, Penting Hariyanto sebagai Ketua, Suryadi Sebagai Sekretaris, Fery Irwanto sebagai Bendahara dan Kepala Seksi dibidangnya masing masing. Sebagai mana yang tertuang dalam Keputusan Kepala Desa Tempirai Nomor 28/SKKDT/X/2020 Tanggal 25 Oktober 2020.

Kades Tempirai dan Pengurus

Dalam sambutannya Kepala Desa Tempirai Muhamad Jonot Syamsudin, mengajak para Pengurus dan pemuda bersenergi dengan Pemerintah Desa, serta dapat menggiatkan Karang Taruna Tempirai Bersatu dengan bersungguh sungguh dan tanggung jawab.

Bendera Sudah dikibarkan

Sebagai Komitmen dari Pemerintah Desa Operasional Kegiatan akan di Anggarkan dalam APBDES Tempirai. Namun lebih jauh kedepan, sang Kepala Desa mendorong Pengurus dapat membuka akses ke berbagai pihak luar sehingga dapat mengembangkan Karang Taruna Tempirai Bersatu menjadi Karang Taruna berdaya guna bagi Masyarakat dan menjadi Karang Taruna terbaik di Kabupaten PALI.

Kades, Dewan pembina dan Pengurus

Demikian M. Tanggam Jaya sebagai laoding sektor Pemuda Dispora Kabupaten PALI, menghimbau pada Pengurus agar dapat menggerakkan semangat para pemuda untuk menciptakan usaha bersama secara bergotong royong, sehingga dapat melahirkan generasi muda yang kreatif dan Inovatif untuk Kemajuan Desa Tempirai maupun Kabupaten PALI.

Pengurus Karang Taruna

Juga T. Mulyadi sebagai Babinsa Tempirai, mengajak para Pemuda tetap semangat untuk membantu kemajuan Desa dan tetap menjaga ketertiban umum serta selalu menghindari berbagai benturan hukum.

Komunitas Karang Taruna Tempirai Bersatu

Namun tak kala penting nya para pemuda bersama Masyarakat agar tetap konsisten dengan protokol Kesehatan terkait Pademi Covid 19 saat ini, mudah mudahan musibah Pademi Covid ini cepat berakhir,…tutupnya

Tim Dokdeskoe.

MENGENAL TEMPIRAI RAYA LEBIH DEKAT

Balai desa Tempirai Raya

Kata TEMPIRAI konon kabarnya menurut tetua Kampung, adalah dua kosa kata TEMPI berarti Keramahan atau disebut mudah menerima/menghargai orang lain(luar). Sedangkan kata RAI berarti muka/Wajah/penampakan yang mudah bersahabat.

Maka TEMPIRAI dikonotasikan Penampakan wajah peramah dan suka bersahabat sehingga setiap para tamu/Pendatang dari luar sangat dihargai dan dihormati. Maka oleh para tetua kampung dan Masyarakat Kata Tempirai dinobatkan sebagai nama Desa, yang kini sudah ter regestrasi di Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Persawahan Talang padang

Desa Tempirai, awalnya sebuah desa berdiri sendiri dalam wilayah hukum Kecamatan Talang ubi Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, seiring perkembangan zaman dan peningkatan jumlah Penduduk, Desa Tempirai beberapa mengalami Pemekaran Desa. Dan pergantian pemimpin Desa dari Kepala Kampung ( Era Puyang Riye) berlanjut ke Pimpinan Kario ( di era Dewan Margo Penukal/Margo Wang Penukal) atau yang dikenal dengan Kario dan penggawo tujuh, pada waktu itu di Desa Tempirai mempunyai pimpinan satu Kario dan Tujuh orang Penggawo yang bertugas mengurus tujuh Tumbang/kampung.

Desa Tempirai terus berkembang dan memekar dirinya menjadi anak binaannya yaitu Desa Tempirai Selatan, selang beberapa tahun Kemudian Desa Tempirai memekarkan lagi wilayah dan Pemerintahannya yaitu Desa Tempirai Utara dan Desa Tempirai Timur, ke empat Desa tersebut masih dalam wilayah hukum Pemerintahan Kabupaten Muara Enim.

Perumahan warga pesisir

Selanjutnya, setelah Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir disebut PALI pada tahun 2012 dari Kabupaten induknya Muara enim, selang beberapa tahun kemudian Desa Tempirai Selatan memekarkan Desanya menjadikan Desa Persiapan Tempirai Barat yang saat ini dipimpin Dedi Handayani Sumadi sebagai Kepala Desanya.

Maka genap sudah Desa Tempirai memiliki Empat administrasi Desa defenitif dan satu Desa Persiapan. Dengan rincian Desa Tempirai ( induk) Kepala Desanya Muhammad Jonot Syamsudin (2020-2026), Desa Tempirai Utara Kepala Desa nya Hermanto sahiman (2020-2026), Desa Tempirai Timur Kepala desanya Muhammad Teguh Jaya Anuar (2020-2026) dan Desa Tempirai Selatan Kepala Desanya Safikal Usman (2020-2026).

Kini Desa Tempirai dinobatkan dengan sebutan Tempirai Raya, yang dipimpin lima orang generasi muda Milineal yang merupakan putra terbaik anak cucu keturunan Puyang mule menjadi, Puyang Seberang, Puye rie, Puyang sungai Rande, Puyang Kesambi, dan Puyang Puyang lainya.

Dari Pundak para Kepala Desa inilah masa depan 6 tahun kedepan kemajuan Desa se Tempirai Raya diamanahkan Masyarakat untuk menjadi Desa terbaik di Kabupaten PALI bahkan se Provinsi Sumatera Selatan. Bahkan tidak bisa dipungkiri sejak terlepas dari Kabupaten Muara Enim masuk ke Kabupaten PALI, setiap tahun Desa desa se Tempirai Raya terus benah diri dan meningkatkan Pembangunan disegala bidang, ini semua tidak terlepas dari perjuangan para pemimpin Desa dan Tokoh masyarakat terdahulu.

Kantor Kepala Desa Tempirai

Tempirai Raya, memiliki luas tanah Pemukiman warga disatu hamparan daratan yang dikelilingi Daratan dan rawa rawa, barang tentu mempunyai adat istiadatnya yang satu sama lain tidak bisa dipisahkan, sehingga Masyarakat Tempirai Raya memiliki karakteristik tersendiri dan ber Aktivitas bagaikan disatu lingkaran, dengan ciri khas selepas beraktivitas sebagai petani dan profesi lainnya yaitu duduk di Pance dan ngobrol santai diwarung kopi.

Tempirai Raya, yang memilik kepadatan penduduk hampir mencapai 10 ribu jiwa ini, adalah aset terbesar di kabupaten PALI, tentunya menyimpan potensi SDM dan SDA yang perlu kelola dengan baik sehingga potensi potensi ini dapat berdaya guna untuk kepentingan Masyarakat dan Pemerintah.

# Membangun Indonesia dari Desa#

✍ Nantikan edisi selanjutnya cerita menarik seputar Tempirai Raya.

Tim Dokumenter Desakoe.

MELIHAT DANAU PADANG TEMPIRAI LEBIH DEKAT

Tunggul Kayu Tembesu

Selayang Pandang ….!!


Danau Padang adalah rangkaian dua kosa kata DANAU dan PADANG, yaitu terbentuk dari dua musim, pada musim kemarau dari bulan Juli hingga Desember setiap tahun Danau Padang Tempirai berubah menjadi Hamparan Padang Daratan yang kering kerontang yang ditumbuhi rerumputan.

Daratan Padang Tempirai

Sedang dimusim penghujan (banjir) Dari bulan Januari hingga bulan Juni Danau Padang Tempirai berubah menjadi Danau sehingga terbentuk hamparan air seperti lautan.

Pesisir Danau Padang Tempirai

Maka dari perubahan dua musim secara alami tersebut, Masyarakat Tempirai Raya, menobatkan dua kosa kata Danau dan Padang menjadi ” DANAU PADANG. Danau Padang yang luasnya sekitar 200 hektar ini terbentang luas berikut dikeliling rawa rawa ( Taksiran 800 hektar) di sekitar nya, terletak di pesisir di empat Desa yaitu Desa Tempirai (induk), Desa Tempirai Utara, Desa Tempirai Timur dan Desa Tempirai Selatan dalam wilayah hukum Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan. Penomena alam Danau Padang Tempirai masih menampakkan keaslian nya sampai saat ini, merupakan kebesaran Anugrah Tuhan yang Maha Esa,

Nangkul ikan sepat

sehingga ketika dimusim banjir selama 6 bulan setiap tahun, menjadi pesona pemandangan yang indah dan primadona bagi masyarakat Se Tempirai Raya untuk menangkap ikan secara tradisional seperti Jala, jaring, Tangkul, serue, sangkirai dan bubu, yang tentunya menjadi sumber penghasilan Masyarakat Nelayan untuk menutup kebutuhan sehari hari. Serta di era tahun 80 an ke depan hampir 25 tahun, Danau Padang menjadi pusat pelabuhan dan perdagangan (Transito) diwilayah Kecamatan Penukal Pada waktu itu.

Pesisir danau Padang Tempirai

Danau Padang Tempirai, di aliri sungai Penukal bermuara ke sungai Musi merupakan bukti saksi sejarah, cikal bakal terbentuknya suatu kampung/Dusun/Desa Pemukiman Masyarakat Desa Tempirai, yang lebih dikenal Kampung/Tumbang Lembak, tepatnya posisi koordinatnya berada di sebelah Timur laut Desa Tempirai Timur.(saat ini). Namun sayang nya Danau Padang Tempirai hampir puluhan tahun belum dapat di multi fungsikan sebagai sumber alam untuk menopang pendapatan ekonomi Masyarakat secara maksimal, dikarenakan banyak nya keterbatasan Sumber Daya Manusia dan kurangnya ke tersediaan Anggaran Pemerintah tingkat Pedesaan. Dalam artikel ini, penulis mengundang para pembaca untuk memberikan Motivasi dan solusi inovasi, untuk menjadikan Danau Padang Tempirai sebagai berdaya guna bagi kesejahteraan seluruh Masyarakat Tempirai Raya Khusus nya dan Masyarakat Kabupaten PALI Umumnya.

# Membangun Indonesia dari Desa# Tim Dokumenter Desakoe..!!

SELAMAT DATANG, CERITO WONG DESO SEPUTAR SE TEMPIRAI RAYA

Tangge Pemandian Masyarakat

Salam Sejahtera untuk kita semua ..!!

Sekapur Sirih…….

DOKUMENTER DESAKOE, adalah Portal Informasi dan Komunikasi Keluarga besar Masyarakat Se Tempirai Raya, dimana portal ini buat sebagai wadah menuangkan pengalaman, pemikiran, serta Motivasi dan inovasi, sehingga dapat bernilai berdaya guna dan positif untuk kemajuan dan Kemandirian Desa se Tempirai Raya.

# Inspirasi , Motivasi dan inovasi# Membangun Indonesia dari Desa

Wassalam, Pengasuh Portal

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai